Minggu, 12 Agustus 2012

HARGA GAS DETECTOR LPG SPPBE

GAS LEAKAGE DETECTOR LPG 



Salah satu syarat standar keselamatan di SPPBE harus di lengkapi dengan Gas Detektor LPG yang fungsinya mendeteksi kebocoran LPG sehingga dapat dihindari sedini mungkin dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti ledakan atau kebakaran yang dipicu oleh adanya akumulasi kebocoran. Tangki timbun, area Filling, area pompa LPG merupakan titik yang harus di tempatkan detector gas sedangkan Panel dan Indicator di tempatkan di office atau security.

Penawaran Harga Gas Leakage Detector LPG 
Alternative 1. 
Analog Type Brand. GECA (ITALY) :
1 set terdiri dari :
- Panel analog
-Sensor SE 193K (explossion proof) 

- alarm SE301 (1buah) 

Harga Rp. 8 Juta 

alternatif 2
Digital Type : Brand. GECA (ITALY) :
1 set terdiri dari :
-Panel  Digital 
-Sensor TS293
(explossion proof) 
 -Alarm 
Harga Rp 10 juta  

alternatif 3
Gas Detector merk Shung Hwa SHT 970 MU-DU (Korea)
untuk 2 channel harga Rp 10 juta,-

alternatif 4
EWOO gas LPG detector
1 set terdiri dari :
- 1 Panel  Digital 
- 1 Sensor explosion proof
- Alarm 

Harga Rp 7 juta 

Alternatif 5
HUAFAN Gas LPG Detector + Alarm 2 Zone
1 set terdiri dari : 
- 1 Panel  Digital  
- 2 Sensor explosion proof
- 3 Alarm 

Harga Rp 11 juta 

HUAFAN Gas LPG Detector + Alarm 1 Zone
1 set terdiri dari : 
- 1 Panel  Digital  
- 1 Sensor explosion proof
- 2 Alarm 

Harga Rp 6 juta 


harga diatas belum termasuk instalasi

untuk keterangan lebih lanjut Hubungi
Email: cv_Visitec@yahoo.com
telp: 081559560414

Panel Synchron Genset

Panel sinkronisasi terutama dirancang untuk memenuhi persyaratan sistem keperluan untuk paralel generator. Panel ini menyediakan panduan serta fungsi sinkronisasi otomatis untuk satu atau lebih generator pemutus. Mereka banyak digunakan dalam sinkronisasi generator dan menawarkan solusi multiplexing.

Sinkronisasi panel biasanya terdiri dari:

• Sebuah Generator Control Unit: Unit ini secara otomatis sesuai dengan frekuensi dan tegangan generator tingkat dengan bus.
• A Syncrocloser Unit: It mengirim perintah penutupan ke pemutus tepat pada saat fase bertepatan
• Sebuah Syncrocloser Periksa Relay: Ini melakukan fungsi progresif verifikasi sudut fase tegangan dan kondisi dan memastikan bahwa mereka telah ditetapkan dalam batas-batas, sebelum mengizinkan para breaker untuk menutup.
Perangkat ini dilengkapi dengan tombol kontrol di panel depan. Saklar ini bertanggung jawab untuk menaikkan dan menurunkan kecepatan dan tegangan dari generator agar sesuai dengan frekuensi dan tegangan bus sebelum sinkronisasi. Ada volt meter digital dalam perangkat yang menawarkan bus generator dan pengukuran. 




HARGA PANEL SYNCHRON



Panel Synchron 250kVA = Rp. 45.000.000
1. Box Panel 2000 x 700 x 700 plat 2mm free standing powder coating
2. Motorized MCCB 3P 400A STR22SE + UVT + Aux contact Schneider electric
3. Double Voltmeter GAE
4. Zero Voltmeter GAE
5. Double Frekwensi meter GAE
6. Voltmeter GAE
7. Amperemeter GAE
8. kW meter GAE
9. Cos Phi meter GAE
10.Synchronizing & Protection Modul DKG707 Datakom
11.Speed adjust switch Schneider Electric
12.Potensiometer Spectrol
13. MCB 1P 6A

Panel Synchron 250kVA = Rp. 55.000.000

1. Box Panel 2000 x 700 x 800 plat 2mm free standing powder coating
2. Motorized MCCB 3P 800A Micrologic 2.0 + UVT + Aux contact Schneider electric
3. Double Voltmeter GAE
4. Zero Voltmeter GAE
5. Double Frekwensi meter GAE
6. Voltmeter GAE
7. Amperemeter GAE
8. kW meter GAE
9. Cos Phi meter GAE
10.Synchronizing & Protection Modul DKG707 Datakom
11.Speed adjust switch Schneider Electric
12.Potensiometer Spectrol
13. MCB 1P 6A

Sabtu, 11 Agustus 2012

Panel ATS - AMF dan LVMDP

Panel ATS - AMF Generator



ATS adalah singkatan dari AutomaticTransfer Switch, yaitu proses pemindahan penyulang dari penyulang/sumber listrik yang satu ke sumber listrik yang lain secara bergantian sesuai perintah pemrograman, ATS adalah pengembangan dari COS atau yang biasa disebut secara jelas sebagai Change Over Switch, beda keduanya adalah terletak pada sistim kerjanya, untuk ATS kendali kerja dilakukan secara otomatis, sedangkan COS dikendalikan atau dioperasikan secara manual.
AMF adalah singkatan dalam istilah kelistrikan dari Automatic Main Failure yang maksudnya menjelaskan cara kerja otomatisasi terhadap sistem terhadap sistem kelistrikan cadangan apabila terjadi gangguan pada sumber/penyulang listrik utama (Main), istilah ini secara umum sering dijabarkan sebagai sistim kendali start dan stop genset, baik itu diesel generator, genset gas maupun turbin.

Sistim kerja panel ATS dan AMF yang sering kita temukan adalah kombinasi untuk pertukaran sumber baik dari genset ke pln maupun sebaliknya, bilamana suatu saat sumber listrik dari PLN tiba-tiba padam, maka AMF bertugas untuk menjalankan diesel genset sekaligus memberikan proteksi terhadap sistim genset, baik proteksi terhadap unit mesin/engine yang berupa pengamanan terhadap gangguan rendahnya tekanan minyak pelumas (Low Oil Pressure) maupun kondisi temperatur mesin serta media pendinginannya, dan juga  memberikan perlindungan terhadap unit Generatornya. baik berupa pengamanan terhadap beban pemakaian yang berlebih maupun perlindungan terhadap karakterlistrik lain seperti tegangan maupun frequensi genset, apabila parameter yang diamankan melebihi batasannormal/setting maka tugas ATS adalah melepas hubungan arus listrik ke beban sedangkan AMF bertugas untuk memberhentikan kerja mesin.
Apabila generator yang dijalankan beroperasi dengan baik, berikutnya ATS bertugas memindahkan sambungan dari sebelumnya yang tersambung dengan pln dipindahkan secara otomatis ke sisi generator sehingga aliran listrik bisa tersambung ke sisi pengguna.
Apabila kemudian pln kembali normal, selanjutnya ATS bertugas untuk mengembalikan jalurnya dengan memindahkan switch kembali ke sisi utama dan untuk kemudian disusul dengan tugas AMF untuk memberhentikan kerja mesin diesel tersebut, demikian seterusnya semua sistim kontrol dikendalikan secara otomatis berjalan dengan sendirinya.

WIRING MODUL







HARGA PANEL ATS AMF dan LVMDP

PENAWARAN HARGA PANEL ATS AMF + LVMDP

Harga LVMDP + ATS Kapasitas 400kVA ( PLN 345kVA ) = Rp. 150.000.000
Harga LVMDP + ATS Kapasitas 630kVA ( PLN 555kVA ) = Rp. 200.000.000
Harga LVMDP + ATS Kapasitas 1000kVA ( PLN 865kVA )= Rp. 275.000.000

PENAWARAN HARGA PANEL  LVMDP
Panel LVMDP untuk kapasitas 240kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 171kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 197kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 329kVA   Rp. 56.000.000
Panel LVMDP untuk kapasitas 414kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 555kVA   Rp. 78.000.000
Panel LVMDP untuk kapasitas 690kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 865kVA   Rp.
Panel LVMDP untuk kapasitas 1100kVA Rp.

PENAWARAN HARGA PANEL ATS AMF EKONOMIS
1 10-40kVA Rp 11.500.000 
 2 45-80kVARp 12.500.000 
 3 85-160kVARp 14.500.000
 4 165-250kVARp 22.500.000 
 5 275-400kVA Rp 30.000.000 



Spesifikasi Panel AMF - ATS 50kVA = Rp. 18.000.000
1. Box Panel 800 X 600 X 200
2. Magnetic Contactor 4Pole LC1-DT8004 125A
3. MCCB 3P 100A
4. Battrey Charger DSE9255 12V/24V 5A
5. AMF Module
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A
8. Metering (CosQ, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 60A
10. Pilot Lamp, Push Botton

Spesifikasi Panel AMF - ATS 100kVA = Rp. 28.000.000
1. Box Panel 900 X 700 X 250
2. Motorized COS 4P 160A Socomec
3. MCCB 3P 160A
4. Battrey Charger DSE9255 12V/24V 5A
 5. AMF Module
 6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 200A
10. Pilot Lamp, Push Botton


Spesifikasi Panel AMF - ATS 200kVA Rp. 42.000.000
1. Box Panel 2000 X 600 X 600
2. Motorized COS 4P 400A Socomec
3. MCCB 3P 400A
4. Battrey Charger DSE9255 12V/24V 5A
 5. AMF Module
6. Rele Omron MY2 7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton

Spesifikasi Panel AMF - ATS 400kVA Rp. 58.000.000
1. Box Panel 2000 X 700 X 700
2. Motorized COS 4P 630A Socomec
3. MCCB 3P 630A
4. Battrey Charger DSE9255 12V/24V 10A
5. AMF Module
 6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
 8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton
10. Busbar 30 x 8 Ex import



 Harga diatas dapat berubah sewaktu - waktu sesuai kondisi kebutuhan dan spesifikasi tanpa pemberitahuan.

Untuk konfirmasi lain dapat menghubungi kami.
VISITEC KURNIA MANDIRI
Group of. PT. POWERINDO JAYA NUSANTARA 
Agus Setiyawan, ST
Email: cv_visitec@yahoo.com
Telp. 081559560414 / 081252505111






Selasa, 17 Maret 2009

Star Delta Motor Starting





Sistem starter ini yang paling banyak dipergunakan untuk starting motor listrik. Lonjakan arus listrik yang terlalu tinggi seperti pada DOL Strater bisa dihindarkan. Prinsipnya adalah saat start awal motor tidak dikenakan tegangan penuh hanya 0,577.. saja dengan cara dihubung bintang/ star. Setelah motor berputar dan arus sudah mulai turun dipindahkan menjadi segitiga/ delta sehingga motor mendapatkan tegangan secara penuh.

PROTEKSI PETIR





BAHAYA SAMBARAN PETIR
1. Sambaran Langsung
- Kematian manusia, hewan.
- Kerusakan bangunan, menara, instalasi listrik, instalasi telekomunikasi.
- Kebakaran bangunan, tangki penyimpan bahan bakar, peledakan gudang mesiu.

2. Sambaran Tak Langsung
- Kerusakan peralatan elektronik, telekomunikasi, kontrol, komputer dan instrumentasi.
- Salah operasi peralatan kendali (Mal function).
AKIBAT SAMBARAN PETIR TELAH BANYAK MENYEBABKAN GANGGUAN DI INDONESIA
• Terbakarnya tangki BBM kilang minyak Pertamina Cilacap akibat sambaran petir.
• Jatuhnya pesawat Garuda di Bandara Polonia Medan akibat tersambar petir sewaktu pendaratan dari Banda Aceh.
• Terganggunya pasokan gas TJGP ke PLTGU Gresik akibat salah bekerjanya valve karena petir.
• 30 unit computer di RSUD Sidoarjo rusak akibat induksi petir.
• Tabrakan kereta api akibat sarana telekomunikasi di pusat kendali tersambar petir.

PRINSIP DASAR SISTEM PENANGKAL PETIR
Sistem Penangkal Petir pada hakekatnya didasarkan pada 2 (dua) tujuan:
1. Sistem Penangkal Petir mampu menjegah terjadinya kebakaran jika terjadi sambaran petir.
2. Sistem Penangkal Petir mampu mencegah terjadinya kegagalan operasi peralatan telekomunikasi, instrumentasi, kontrol, dll, akibat sambaran petir yang langsung mengenai sarana tersebut maupun yang tidak langsung.

I. PENANGKAL PETIR EKSTERNAL
Instalasi penangkal petir eksternal meliputi:
1. Pengadaan susunan finial penangkal petir.
2. Pengadaan sistem penyaluran arus petir .
3. Pembuatan Sistem pentanahan.

JENIS-JENIS PENANGKAL PETIR EKSTERNAL
SINGLE ROD
MESHED CAGE ATAU SANGKAR FARADAY


TAUT WIRES
EARLY STREAMER EMISSION VIKING
RADIUS PROTEKSI
SINGLE ROD DAN VIKING ESE

PRINSIP KERJA VIKING ESE
Ion – ion di udara dikumpulkan oleh Energy Storage yang dikontrol oleh Electronic Controller. Pengumpulan ion –ion ini dilakukan melalui sirip-sirip yang terdapat pada Viking.
Setelah terjadi Downward Leader di udara, Impulse Sensor memberikan suatu sinyal pada agar ion ditembakkan ke udara.
Electronic Controller mengatur ion generator untuk menembakkan ion ke udara, yang artinya memberikan jalan kepada Upward Leader.
VIKING E S E
• Dilengkapi rangkaian aktif yang berfungsi untuk mengumpulkan energi elektron positif atau negatif di lingkungan VIKING terpasang, yang bertujuan untuk mempercepat dan memperbesar efek korona yang terjadi. Dengan demikian VIKING merupakan titik prioritas pertama bagi sambaran petir.
• Biaya instalasi murah, karena kabel penghantar yang dipergunakan cukup menggunakan kabel NYY atau NYA dengan ukuran luas penampang minimum 50 mm2.
• Tidak menggunakan sumber catu daya listrik atau baterai didalam pemakaiannya.
• Memiliki beberapa type dengan radius proteksi yang berbeda, sehingga pemilihan type produk dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan. Dengan demikian harga total sistem dapat diatasi serendah mungkin.
• Produk VIKING dapat diuji setiap saat dengan menggunakan alat uji elektronik khusus yang kami miliki untuk memastikan bahwa produk dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan.
• Pada saat pengetesan VIKING bisa menyalurkan petir positif maupun negatif.
• Memperhitungkan karakter petir pada daerah yang akan diproteksi atau IKL (Iso Keraunik Level / Hari Guruh rata-rata tahunan). IKL didapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika, Departemen Perhubungan.
• Dengan diperhitungkannya karakter petir (IKL), maka radius proteksi dari VIKING akan berbeda-beda untuk tiap-tiap daerah.
• Mempunyai 3 (tiga) level proteksi.


II. PENANGKAL PETIR INTERNAL
Implementasi konsep penangkal petir internal
 Menghindari terjadinya beda potensial pada semua titik di instalasi atau peralatan yang diproteksi di dalam bangunan pada saat terjadinya penaikan karena sambaran petir.






LANGKAH-LANGKAH PENYAMAAN POTENSIAL
Pengadaan PEB-Potensial Equalization Bonding (Penyama Potensial Pentanahan)
Pemasangan arrester tegangan dan arus.

LANGKAH KELENGKAPAN
Pendefisian Zoning Area Proteksi
Mengurangi besar propagasi tegangan dan arus lebih yang melalui saluran pentanahan, saluran telepon, antena, supply daya listrik dan berbagai induksi elektromagnetik, dengan pemasangan perisaian (shielding), grounding kit, filter.

ANALISA BIAYA MANFAAT SISTEMATIK ATAS PROTEKSI SAMBARAN PETIR
1. Ditentukan tingkat perlindungan penangkal petir yang diinginkan
2. Tingkat perlindungan ditentukan oleh jenis, tipe dan fungsi bangunan dan peralatan yang akan dilindungi serta resiko yang timbul terjadi kegagalan perlindungan
3. Analisa biaya manfaat sistematik atas proteksi sambaran petir adalah analisa biaya yang diperlukan untuk investasi sistem proteksi sambaran petir dan analisa biaya yang timbul akibat kegagalan perlindungannya.
Biaya Investasi:
1. Biaya Investasi Penangkal Petir Eksternal
2. Biaya Investasi Penangkal Petir Internal
Minimisasi biaya total dapat dilakukan dengan menerapkan konsepsi bahwa penangkal petir eksternal merupakan bagian tak terpisahkan dari penangkal petir Internal.



Agus Setiyawan (CV. Visitec Kurnia Mandiri)
081559560414